Prabowo Paradoks – Kenakalan Konstitusional dalam Dialektika Kekuasaan

Date:

Share post:

Kekuasaan tidak pernah berjalan sederhana; ia selalu menuntut keberanian dan pengorbanan besar. Saat memimpin Republik, Prabowo Subianto melangkah jauh melampaui kebiasaan lama. Di balik semangat swasembada, janji membela rakyat kecil, dan panggilan jiwa Pasal 33 UUD 1945, tersimpan cara kerja politik yang sangat lincah sekaligus tegas: merangkul semua pihak dalam perahu besar, memberi ruang bagi siapa pun yang ingin bekerja, namun tanpa ragu melepas mereka yang tak lagi sejalan.

Buku ini bukan bermaksud memuji, juga bukan untuk mencela. Dengan membaca kembali buku-buku yang ditulis langsung oleh Prabowo dan menyandingkannya dengan keputusan resmi negara yang dikeluarkan Sekretariat Negara, buku ini mengajak kita memahami apa yang disebut “kenakalan konstitusional”. Ini adalah potret tentang tekad menerobos jalan berliku aturan demi menolong rakyat banyak, sembari tetap membuka mata terhadap risiko besar bagi masa depan demokrasi kita.

Sebuah catatan yang jujur, hangat, dan jernih bagi siapa saja yang mencintai negeri ini. Buku ini mengajak kita semua merenung bersama: mampukah kita menjaga hukum tetap tegak, saat kekuasaan dituntut bergerak serbacepat demi keadilan rakyat?

Ditulis oleh E. T. Hadi Saputra, penulis buku magnus opus Etika Konstitusi: Rekonstruksi Hukum Nasional Berbasis Pancasila dan UUD 45, yang menuangkan pengalaman lebih dari tiga dekade sebagai penulis, jurnalis investigasi, serta konsultan hukum dan bisnis. Dengan bersandar langsung pada buku-buku karya Prabowo dan dokumen resmi negara, buku ini hadir sebagai kawan dialog yang tulus, tajam, dan apa adanya dalam membaca arah perjalanan bangsa.

E T Hadi Saputra, 430 halaman, 2026

Artikulli paraprak
spot_img

Related articles

Puncak Lawang

Di antara hamparan bukit hijau yang membentang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tersembunyi sebuah permata bernama Puncak Lawang....

Vox Populi, Vox Dei: Mitos yang Menyesatkan Konstitusi

Salah satu frasa yang paling sering disalahgunakan dalam wacana politik dan ketatanegaraan Indonesia hari ini adalah Vox Populi,...

Etika Konstitusi: Rekonstruksi Hukum Nasional Berbasis Pancasila dan UUD 1945

Bagi para praktisi hukum dan masyarakat yang mencari keadilan di Mahkamah Konstitusi (MK), buku ini menyediakan pisau analisis untuk menguji sebuah undang-undang. Kita tidak boleh hanya melihat teks pasal demi pasal secara kaku. Kita harus melihat apakah sebuah aturan bertentangan dengan "ruh" atau original intent dari para pendiri bangsa. Buku ini membantu merumuskan argumentasi hukum yang lebih mendalam dalam perkara judicial review.

SOUND OF BOROBUDUR: Ketika Batu Bisa Bicara dan Menggemakan Suara Jiwa

JANGAN KIRA BOROBUDUR CUMA UNTUK SELFIE Kita sering sekali melihat Candi Borobudur hanya sebagai destinasi wisata kelas dunia. Tumpukan...