Jurnalistik Mudik 2015

Acara Jurnalistik Mudik merupakan reuni akbar bagi para alumni Jurnalistik Fikom Unpad. Acara ini diadakan pada tanggal 19 September 2015 di Kampus Fikom Unpad Jatinangor, bertepatan dengan Dies Natalis Fikom Unpad ke-55.

Ratusan alumni dari angkatan 1970-an hingga mahasiswa yang masih aktif mengikuti perkuliahan hadir di acara ini. Mereka mengenakan jaket HMJ memenuhi selasar gedung 1 Kampus Fikom Unpad.

Acara Jurnalistik Mudik dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti:

  • Talkshow dengan narasumber alumni Jurnalistik Fikom Unpad yang sukses di berbagai bidang
  • Penampilan musik dari band-band alumni Fikom Unpad
  • Games yang mengakrabkan para alumni
  • Pameran foto jurnalistik
  • Penyerahan penghargaan kepada alumni berprestasi

Tujuan utama acara ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni Jurnalistik Fikom Unpad dan mengenang masa-masa perkuliahan. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bagi para alumni untuk berbagi pengalaman dan ilmu dengan para mahasiswa yang masih aktif. Acara Jurnalistik Mudik merupakan acara yang sangat positif dan bermanfaat bagi para alumni dan mahasiswa Jurnalistik Fikom Unpad. Acara ini diharapkan dapat terus diadakan secara berkala untuk menjaga hubungan baik antar alumni dan meningkatkan kualitas pendidikan di Jurnalistik Fikom Unpad.

Sumber:

spot_img

Explore more

spot_img

Vox Populi, Vox Dei: Mitos yang Menyesatkan Konstitusi

Salah satu frasa yang paling sering disalahgunakan dalam wacana politik dan ketatanegaraan Indonesia hari ini adalah Vox Populi, Vox Dei—suara rakyat adalah suara Tuhan....

MENGEMBALIKAN RUH KE DALAM TUBUH HUKUM: CATATAN PENULIS TENTANG ETIKA KONSTITUSI

Bagi para praktisi hukum dan masyarakat yang mencari keadilan di Mahkamah Konstitusi (MK), buku ini menyediakan pisau analisis untuk menguji sebuah undang-undang. Kita tidak...

SOUND OF BOROBUDUR: Ketika Batu Bisa Bicara dan Menggemakan Suara Jiwa

JANGAN KIRA BOROBUDUR CUMA UNTUK SELFIE Kita sering sekali melihat Candi Borobudur hanya sebagai destinasi wisata kelas dunia. Tumpukan batu untuk berfoto, titik. Padahal, ada...

Beda 10 Tahun Lipat 10 Kali: Malapetaka Hilangnya Batasan Harga

Kita memang bangsa yang senang serba fantastis. Angka fasilitas pejabat selalu melonjak tanpa permisi. Dulu ada batasan harga masuk akal. Sekarang tak masuk akal. Lihat...

Jebakan Data Pribadi Spesifik di Ruang Publik

ET Hadi Saputra, SH Jakarta 30 Oktober 2025. Kita berada dalam ilusi kebebasan berekspresi. Di era 'Post-Privacy' ini, gawai di tangan seolah memberikan kita mandat...

Pahitnya Whoosh: Tipuan Bunga dan B2B

Anda lihat Whoosh melaju. Keren, gagah, melesat 350 kilometer per jam. Kita bangga. Ada 'kebanggaan nasional'di sana. Tapi, saya selalu percaya, kebanggaan sejati diukur...

Australia-PNG (Perjanjian Pukpuk)

Australia dan Papua Nugini (PNG) telah mengukuhkan ikatan historis mereka dengan penandatanganan Perjanjian Pertahanan Timbal Balik, yang secara tidak resmi dikenal sebagai Perjanjian Pukpuk...

Daniella Weiss: “Ibu Baptis” yang Menari di Atas Kuburan Hukum Internasional

Daniella Weiss itu seperti perunggu. Keras, dingin, dan nyaris tak mungkin dibentuk ulang. Dia bukan politikus biasa. Dia adalah ideologi yang berjalan. "Ibu Baptis"...